CIRI CIRI WALI ALLOH

الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” (QS. Yunus: 63).

Yakni beriman kepada Alloh, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rosul-rosul-Nya, hari akhir dan qodar yang baik dan yang buruk, serta mereka benarkan iman mereka dengan amal, yaitu dengan bertakwa (menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangan-Nya). Berdasarkan ayat ini, maka setiap mukmin adalah wali Alloh, dan tingkat kewaliannya tergantung sejauh mana ketakwaan mereka kepada-Nya.

قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

“Katakanlah: “jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Alloh dan Rosul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Alloh mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Alloh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS. At-Taubah [9]: 24).

Didalam al-Qur’an, beberapa kali Alloh swt menggunakan kata يحب yang artinya “Mencintai”. Ada beberapa golongan yang mendapat kemuliaan menjadi kekasih Alloh swt, siapakah mereka .? Apakah kita sudah termasuk dalam golongan orang yang dicintai Alloh .?

1. Alloh mencintai orang-orang yang mengikuti (ittiba’) kepada Nabi saw. Alloh swt berfirman :

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ -٣١-

“Katakanlah (hai Nabi Muhammad kepada ummatmu) :
‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Alloh, ikutilah aku, niscaya Alloh mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu’.
Dan Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imron : 31).

2. Orang yang Baik 

وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ -١٣٤-

“Dan Alloh Mencintai orang yang berbuat kebaikan”
(QS. Ali Imron : 134).

3. Orang yang Bertakwa 

فَإِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ -٧٦-

“Maka sungguh, Alloh Mencintai orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imron : 76).

4. Orang yang Bertaubat 

إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ -٢٢٢-

“Sungguh, Alloh Menyukai orang yang tobat dan Menyukai orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqoroh : 222).

5. Orang yang Sabar 

وَاللّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ -١٤٦-

“Dan Alloh Mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imron : 146).

6. Orang yang Bertawakal            

إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ -١٥٩-

“Sungguh, Alloh Mencintai orang yang bertawakal.”
(QS. Ali Imron : 159).

7. Orang yang Adil 

إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ -٤٢-

“Sesungguhnya Alloh Menyukai orang-orang yang adil.” (QS. Al-Ma’idah : 42).

8. Orang yang Berjihad di jalan Alloh 

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفّاً كَأَنَّهُم بُنيَانٌ مَّرْصُوصٌ -٤-

“Sesungguhnya Alloh Mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS. Shoff : 4).  

9. Orang yang Bersih 

وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ -١٠٨-

“Alloh Menyukai orang-orang yang bersih.” (QS. At-Taubah : 108).

Kebalikan dari 9 golongan diatas pasti tidak dicintai oleh Alloh swt. Jika dicintai menggunakan kata يُحِبُّ maka sekarang kita akan melihat golongan yang tidak dicintai oleh Alloh swt, melalui kata kalimat لاَ يُحِبُّ.

 

1. Orang yang Melampaui Batas

وَلاَ تَعْتَدُواْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ -٨٧-

“Dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Ma’idah : 87).

2. Orang yang Berbuat Kerusakan

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ -٧٧-

“Sungguh Alloh tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qoshos : 77).

وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الفَسَادَ -٢٠٥-

“Sedang Alloh tidak menyukai (orang yang mengakibatkan) kerusakan.” (QS. Al-Baqoroh : 205).

3. Orang yang Bergelimang Dosa

وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ -٢٧٦-

“Alloh tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa.” (QS. Al-Baqoroh : 276).
 
4. Orang yang Kafir

فَإِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ الْكَافِرِينَ -٣٢-

“Ketahuilah bahwa Alloh tidak menyukai orang-orang kafir.” (QS. Ali Imron : 32).

5. Orang yang Dholim

وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ -٥٧-

“Dan Alloh tidak menyukai orang dholim.” (QS. Ali Imron : 57).

6. Orang yang Bangga Diri

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ -١٨-

“Sungguh, Alloh tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS. Luqman : 18).

7. Orang yang Sombong

إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ -٢٣-

“Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang yang sombong.” (QS. An-Nahl 23).

8. Orang yang Berkhianat

إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ الخَائِنِينَ -٥٨-

“Sungguh, Alloh tidak Menyukai orang yang berkhianat.” (Al-Anfal 58).

إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ مَن كَانَ خَوَّاناً أَثِيماً -١٠٧-

“Sungguh, Alloh tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat dan bergelimang dosa.” (An-Nisa’ : 107).

9. Orang yang Berucap Buruk di Depan Umum

لاَّ يُحِبُّ اللّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوَءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلاَّ مَن ظُلِمَ -١٤٨-

“Alloh tidak menyukai perkataan. buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang didholimi.” (An-Nisa’ : 148).

10. Orang yang Berlebihan

وَلاَ تُسْرِفُواْ إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ -١٤١-

“Dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-An’am : 141).

11. Orang yang Kufur Ni’mat

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ -٣٨-

“Sungguh, Alloh tidak Menyukai setiap orang yang berkhianat dan kufur ni’mat.” (Al-Hajj : 38).

12. Orang yang Bangga atas dirinya Berlebihan

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ -٧٦-

“Sungguh, Alloh tidak menyukai orang yang membanggakan diri.” (Al-Qoshos 76).

Semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang yang dibenci Alloh swt. Jika Alloh tidak melihat kita dengan pandangan rohmat, kepada siapa lagi kita berharap .?

Iklan

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: