MAAFKANLAH ..!

MAAFKANLAH ..!

قَالَ لَا تَثْرِيبَ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ ۖ يَغْفِرُ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
Nabi Yûsuf as, menjawab kejahatan yang dilakukan oleh saudara-saudaranya :
“Tidak apa-apa .. Hari ini kalian tidak terhina. Kalian aku maafkan karena alasan menghormati keturunan dan hak saudara. Aku akan memohon kepada Alloh agar memaafkan dan mengampuni kalian. Sesungguhnya Dia adalah pemilik kasih sayang yang amat luas.”
Hal ini merupakan sifat ihsan yang sangat tinggi, Beliau as memaafkan kedholiman saudara-saudaranya, tidak mencela, bahkan mendo’akan ampunan dan rohmat untuk mereka.

Berjanjilah kamu kepada dirimu sendiri bahwa kamu akan mencintai dan berkasih sayang kepada saudara-mukmin dan saudara muslimmu, berlaku lemah lembut terhadap mereka dan siapa pun, baik yang merahasiakan dan membongkar atau menunjukkan kebenciannya kepadamu, sebab mereka itu sesungguhnya hanya mengekpresikan rasa cinta yang mereka dustakan dengan kedengkian mereka atas kebodohannya.

Jika kamu membalas kedholiman mereka oleh sebab perbuatan yang mereka lakukan terhadapmu, sesungguhnya mereka itu adalah hamba-hamba Tuhan-Mu, sama seperti dirimu ..
Dan, jika kamu memaafkan mereka, maka sesungguhnya hanya Tuhan-mulah yang Maha Perkasa, sangat Bijaksana dalam setiap ketentuan yang Engkau buat.

Alloh swt berfirman:

قُلْ لِلَّذِينَ آمَنُوا يَغْفِرُوا لِلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ أَيَّامَ اللَّهِ لِيَجْزِيَ قَوْمًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
“Sampaikanlah -wahai Rosululloh- kepada orang-orang yang beriman -kepada Alloh dan mereka yang mengikutimu- hendaklah mereka memaafkan orang-orang -bodoh- yang tidak mempercayai adanya hari-hari pembalasan Alloh, karena -sesungguhnya- Dia akan membalas setiap kaum -dengan kebaikan dan keburukan- sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-Jasiyah :14).

إِدْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ ۚ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَصِفُونَ
“Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan -menampilkan- yang lebih baik -yaitu budi pekerti yang baik, bersikap lapang dada dan berpaling dari mereka yang buruk dan perlakuan mereka yang menyakitkan dirimu itu-.
Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan -kedustaan dan buat-buatan mereka, maka kelak Kami akan membalaskan buatmu atas perbuatan mereka-.” (QS. Al-Mukminun : 96).

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
“Jadilah engkau pemaaf -mudah memaafkan di dalam menghadapi perlakuan mereka, dan janganlah engkau membalas perbuatan mereka- dan suruhlah orang mengerjakan makruf -perkara kebaikan dengan ucapan yang lembut dan sikap yang halus- serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh -janganlah engkau melayani kebodohan mereka-.” (QS. Al-A’rof :199).

وَالَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ وَإِذَا مَا غَضِبُوا هُمْ يَغْفِرُونَ
“Dan -bagi- orang-orang yang menjauhi -atau ingin dijauhkan dari catatan hisab- dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji -dihari perhitungan nanti, ialah apabila mereka -dalam keadaan- marah -karena gangguan- mereka -cepat-cepat- memberi maaf.” (QS. Asy-Syuro : 37).

ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ
“Barang siapa memaafkan -orang yang berbuat dholim kepadanya- dan berbuat baik -kepada orang yang telah mendholiminya- maka pahalanya atas tanggungan Alloh -dan Alloh pasti akan membalas dengan sempurna pahalanya-.” (QS. Asy-Syuro : 40).

سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
“Maha Suci Engkau -tidak sepatutnya kami akan menyanggah kehendak-Mu, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana -hingga tidak seorang pun yang lepas dari pengetahuan serta hikmah kebijaksanaan-Mu-.” (QS. Al-Baqoroh : 32).

إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ ۖ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
“-Tuhanku- Jika Engkau menyiksa mereka -orang-orang yang melakukan kekafiran di antara mereka-, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau .. -Engkau lah Yang Menguasai mereka, Engkau lah yang berhak memperlakukan mereka menurut apa yang Engkau kehendaki, tak ada yang bisa menghalang-halangi,- dan jika Engkau mengampuni mereka -orang-orang yang beriman di antara mereka-, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Ma’idah :118).

رَبِّ لَوْ شِئْتَ أَهْلَكْتَهُمْ مِنْ قَبْلُ وَإِيَّايَ ۖ أَتُهْلِكُنَا بِمَا فَعَلَ السُّفَهَاءُ مِنَّا ۖ إِنْ هِيَ إِلَّا فِتْنَتُكَ تُضِلُّ بِهَا مَنْ تَشَاءُ وَتَهْدِي مَنْ تَشَاءُ ۖ أَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۖ وَأَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ
“Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini.
Apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang akal di antara kami .?
Itu hanyalah cobaan dari-Mu. Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki.
Engkaulah Yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rohmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya.” (QS. Al-A’rof : 55).

فَأُولَٰئِكَ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَعْفُوَ عَنْهُمْ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَفُوًّا غَفُورًا
“-kepada- mereka, mudah-mudahan Alloh memaafkannya. Dan adalah Alloh Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.” (QS. An-Nisa’ : 99).
وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ
“Dan janganlah Engkau hinakan aku -dan janganlah Engkau jelekkan aku- pada hari semua manusia dibangkitkan,” (QS. As-syu’aro’ : 87).

رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

“Tuhan kami .. Janganlah Engkau hukum kami
jika kami lupa atau kami tersalah ..

Tuhan kami .. Janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami ..

Tuhan kami .. Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya ..

Beri ma’aflah kami .. Tutupilah kesalahan-kesalahan kami, dan rohmatilah kami. Engkaulah Penolong kami ..

Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir (yang menutupi kebenaran dan mengingkari tuntunan-Mu).” (QS. Al-Baqoroh :286).

Ya Alloh .. kami benar-benar menyucikan-Mu dengan kesucian yang sesuai dengan Dzat-Mu .. Kami mengakui kelemahan kami dan tidak akan membantah-Mu. Tidak ada yang kami ketahui kecuali apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami .. Engkaulah yang mengetahui segala sesuatu dan Mahabijaksana atas segala yang Engkau lakukan.

Iklan

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: