ANTARA UJIAN COBAAN DAN ADZAB

Ketika COBAAN/PERINGATAN yang menjemput Anda maka segeralah intropeksi .. apa yang telah atau sedang Anda kerjakan .. kemudian pikirkanlah apa yang harus Anda lakukan ..
Sedangkan tatkala yang hadir itu sebuah UJIAN maka sesungguhnya UJIAN itu hadir sebagai ANUGRAH .. sebab berbagai ujian itulah yang melahirkan potensi dan kualitas Anda yang sejati di kemudian hari ..

Setelah Anda sukses berintrospeksi, maka lanjutkan dengan segera pada langkah AKSI SOLUSI yang luar biasa .. Ketahuilah, bahwa Solusi dari masalah Anda seringkali tidak berada pada masalah-masalah yang Anda miliki .. Tetapi Solusi Anda berada pada KEHENDAK ALLOH .. dimana ALLOH memiliki kehendak bahwa DIA akan membantu Anda jika Anda mau membantu hamba-hamba Alloh lainnya ..

Itu sebabnya, mulai hari ini JANGAN LAGI MENYELESAIKAN MASALAH Anda dengan cara yang biasa .. Tidak perlu habiskan energi untuk terlalu fokus mencari solusi dari permasalahan Anda. Sebab hakekatnya Anda secara pribadi tak memiliki kemampuan apapun untuk menyelesaikan masalah-masalah Anda .. Hanya ALLOH yang mampu ..
LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH ….

Ya .. Kadang kita masih bingung apakah Kesulitan yang hadir ini berupa UJIAN/ANUGERAH ataukah COBAAN/PERINGATAN ..
Namun, Jika Anda sudah terbiasa membersihkan diri .. maka hati kecil Anda akan menginformasikan kepada Anda .. apakah masalah/kesulitan tersebut sebuah UJIAN / COBAAN ataukah justru sebuah ADZAB/PEMBALASAN .. dari sebab-sebab kemaksiatan yang Anda lakukan .. Jika ADZAB yang menimpa segeralah Anda bertaubat dan istighfar ..

Namun secara prinsip .. ternyata apabila Anda mendapatkan kesulitan setelah sebelumnya Anda berlaku maksiat, maka kesulitan itu biasanya sebuah BALASAN/ADZAB .. dan ketika Anda mendapatkan kesulitan karena sedang meraih atau mengejar sebuah keinginan/impian/do’a, dan Anda pun tidak sedang berlaku maksiat .. maka insya Alloh kesulitan itu hadir sebagai UJIAN/ANUGERAH atau COBAAN/PERINGATAN/TANDA-TANDA ..

Semakin besar keinginan Anda, maka semakin kuat ujiannya .. Tapi tak jarang pula kesulitan hadir sebagai perpaduan antara UJIAN dan PERINGATAN, perpaduan antara COBAAN dan ANUGRAH .. Hal ini bisa saja terjadi disebabkan ketika Anda sedang mengejar sebuah impian ..
Namun jika Anda dalam mengejar impian itu, tetap melakukan perbuatan maksiat, apalagi Anda terlalu ambisius sehingga nyaris lupa bersyukur, nyaris lupa meni’mati kehidupan Anda “saat ini” .. dan sibuk membayangkan keni’matan “masa depan” Anda yang belum pasti .. maka bisa jadi yang menyapa anda adalah ADZAB/BALASAN ..

Tapi di balik itu semua, yakinlah bahwa setiap kesulitan yang diikhlaskan dan di-istighfarkan dengan disertai pertaubatan, insya Alloh akan melahirkan kemudahan-kemudahan yang penuh dengan keberkahan ..

Sebetulnya, MASALAH itu dihadirkan sebagai UJIAN agar kita dapat menyelesaikan untuk dapat setingkat lebih tinggi dan seterusnya hingga pada puncaknya kita mendapatkan penghargaan yang memuaskan ..
Sedangkan COBAAN itu didatangkan sebagai PERINGATAN agar kita lebih bisa bersabar untuk lebih kuat dan kokoh dalam menghadapi kehidupan ..
Atau dihadirkan sebagai ADZAB agar kita kembali (taubat) dan istighfar (minta ampun) .. dan menjadi orang yang pandai bersyukur .. dengan begitu kita bisa dekat kembali dengan-NYA ..

Ketika masalah itu hadir maka ada pola standar yang harus Anda lakukan .. BUKAN MASALAHNYA YANG MENJADI MASALAH .. tapi bagaimana sikap Anda ketika masalah itu hadir ..
Sebab, ternyata dengan washilah berbagai masalah itulah yang membuat Anda tetap berTAHAN dan berTUHAN ..
Itu sebabnya, Jangan  besar-besarkan masalah Anda, sehingga Anda lupa membesarkan Alloh, yang memberikan solusi dari masalah Anda ..
Jadi, jangan Katakan:
“Wahai Alloh, masalahku sangat besar ..”
tapi katakanlah:
“Wahai  masalah, Alloh itu Maha Besar ..”
Patut diperhatikan bahwa masalah itu adalah sebuah kepastian, tetapi sikap Anda dalam menghadapi masalah itu adalah sebuah pilihan ..

Dalam Surat ALAM NASYROH kita disuruh MENYELESAIKAN urusan kita dengan bersungguh-sungguh ..
Nah .. tahukah Anda, Apakah URUSAN KITA itu ..?

Urusan kita bukanlah permasalahan pribadi kita .. tapi urusan kita adalah membantu menyelesaikan permasalahan orang-orang di sekitar kita ..
Artinya Jika ENGKAU ingin permasalahanmu beres, maka bantulah bereskan atau selesaikan permasalahan orang-orang di sekitarmu .. Perhatikan hadist dari Abdulloh bin Umar ra ini ..

Rosululloh saw bersabda :
“Seorang muslim dan lainnya adalah bersaudara, karenanya janganlah menganiaya saudaranya sendiri dan jangan membiarkannya tersiksa ..
Siapa saja yang memenuhi hajat saudaranya, maka Alloh akan memenuhi hajatnya ..
Dan siapa saja yang memudahkan kesulitan orang lain, niscaya Alloh akan melepaskan kesulitannya di hari kiamat ..
Dan barang siapa yang menutup aib orang lain, niscaya Alloh menutupi aibnya di hari kiyamat.” (HR. Bukhori dan Muslim).

Jadi bantulah sesama .. maka Alloh swt akan membantu kita .. coba kita bayangkan, seandainya MANUSIA di seluruh dunia ini, hanya fokus kepada masalahnya masing-masing .. maka bagaimana mungkin bisa terjadi sinergi yang baik .. artinya jangan sampai kita gagal berbuat kebaikan disebabkan kita fokus kepada masalah kita ..

Nah, kesimpulannya adalah ketika Anda hari ini sedang memiliki MASALAH, maka sebenarnya Anda sedang diberikan “tanda” oleh Alloh bahwa ada orang-orang di sekitar Anda yang sedang butuh bantuan Anda ..
Pasanglah antene kebajikan itu, dan lakukan searching dengan hati terdalam Anda .. kemudian rasakanlah .. lalu bantulah mereka .. maka perhatikan apa yang terjadi dalam kehidupan Anda ketika Anda berhasil membantu menyelesaikan masalah-masalah mereka ..
Tak perlu heran jika justru masalah Anda secara AJAIB menjadi selesai tuntas, atas BANTUAN ALLOH SWT ..

DO’A DALAM MUSIBAH

Perbanyaklah berdo’a .. hapuslah kebimbangan, kesedihan dan cegahlah musibah dengan do’a .. Janganlah engkau memutuskan harapan atau merasa putus asa dari rohmat Alloh swt.

Dibalik kesusahan ada kebahagiaan, dibalik penderitaan ada kesejahteraan, dan dibalik kesulitan ada kemudahan .. itu adalah Sunnatulloh .. Maka, berprasangka baiklah kepada-Nya, bertawakkal kepada-Nya .. pintalah apa yang ada disisi-Nya, dan tunggulah anugerah dan karunia dari-Nya.

Ketika rasa bimbang menyelimuti, galau mengiringi, putus asa menghantui, musibah menimpa, masalah menyulitkan, bencana melanda, jalan serasa sempit tak ada jalan keluar, maka berserulah, “Ya Allohu .. Ya Robbi ..”

لاَ إِلَهَ إَلاَّ اللهُ العَظِيْمُ الْحَلِيْمُ ,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ
وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ .
“Tiada Tuhan selain Alloh Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun .. Tiada Tuhan selain Alloh, Tuhan ’Arsy yang agung .. Tiada Tuhan selain Alloh pemilik langit dan bumi dan Tuhan ’Arsy yang mulia.”
Dia akan menghapus kesedihan, bencana, dan memudahkan setiap kesulitan ..

وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْأَرُونَ
“Dan apa saja ni’mat yang ada pada kamu, maka dari Alloh-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudhoratan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.” (QS. An-Nahl : 53).

Jika penyakit semakin parah, tubuh semakin melemah, kaki tak mampu lagi melangkah, tangan tak lagi dapat bekerja, gerak tenaga semakin lemah. Ketika dokter sudah menyerah, tubuh serasa sakit, hati serasa kering, jiwa pun serasa gersang, lalu ia mengadu kepada Yang Maha Penyebab dan Maha Besar, kemudian menyeru-Nya: “Ya Allohu .. Ya Robbi ..” Maka Dia akan memeliharanya, memberikan kelapangan hatinya dan kejernihan pikirannya dan menunjukkan jalan keluar padanya.

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
“Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya:
(Ya Allohu Ya Robbi), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَى لِلْعَابِدِينَ
”Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rohmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Alloh.”

وَإِسْمَاعِيلَ وَإِدْرِيسَ وَذَا الْكِفْلِ كُلٌّ مِنَ الصَّابِرِينَ
“Dan (ingatlah kisah) Isma’il, Idris, dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.”

وَأَدْخَلْنَاهُمْ فِي رَحْمَتِنَا إِنَّهُمْ مِنَ الصَّالِحِينَ
“Dan Kami telah masukkan mereka ke dalam rohmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang sholeh.”

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَى فِي الظُّلُمَات
“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi (meninggalkan kaumnya yang kafir) dalam keadaan marah, lalu ia menyangka, bahwa Kami tidak akan mempersempit (hati)nya (menyulitkannya), maka ia menyeru (kepada-Nya) dalam keadaan sangat gelap:
أَنْ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
‘Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dholim (kepada diri sendiri)’.”

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ
“Maka Kami telah memperkenankan do’anya dan menyelamatkannya dari kedukaan .. dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Anbiyaa’: 83-88).

Inilah balasan bagi orang-orang yang hatinya terikat dengan Alloh swt .. banyak memanjatkan do’a kepada-Nya, dan menyandarkan semua urusan kepada-Nya .. ia mendapatkan anugerah kebahagiaan dari Alloh dan kelapangan dalam segala urusan.

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: