AS SAMII’U

AS SAMII’U | 26

As-Samii’u ( السميع ) Maha Mendengar, bisikan yang halus dari yang terhalus, bisikan yang lembut dari yang terlembut, kedalaman beisikan hati yang terdelam, tak ada yang luput dari pendengaran-NYA.

السميع

AS SAMII’U | YANG MAHA MENDENGAR
AS SAMII’U adalah ALLOH yang tidak ada sesuatu apapun yang dapat didengar terlepas dari pendengaran-NYA .. meski sesuatu itu tersembunyi atau ghaib .. DIA mendengar rahasia-rahasia atau bisikan-bisikan dan bahkan apa yang lebih lembut, lebih halus dan lebih ghaib dari segala sesuatu.
 
DIA selalu mendengar detak detik getaran niat hati dan bisikan hamba-NYA yang berharap, memohon dan berdo’a .. DIA selalu mendengar bisikan hati orang-orang yang bersujud dan bersyukur kepada-NYA .. DIA mendengar pujian yang memuji-NYA yang paling tersembunyi sekalipu .. DIA selalu memberikan limpahan rohmat dan pahala kepada orang-orang yang menuju kepada ridho-NYA ..
 
DIA mendengar tanpa menggunakan alat pendengar karena Dia berbuat tanpa telinga atau anggota badan dan berbicara tanpa lisan dan lidah .. segalanya perbuatan-NYA melampaui pengetahuan makhluk-makhluk-NYA ..
 
Dengan menyadari kesempurnaan pendengaran-NYA itu anda memuliakan-NYA dan mengagungkan-NYA ..
 
وَاللَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan ALLOH hanya DIA -tidak ada selan-NYA-, Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Maidah: 76).
 
“Sesungguhnya DIA-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.“ (QS. Al-Anfaal: 61 _ Yusuf: 34 _ Asy Syu’ara: 220 _ Fush Shilat: 36 _ Ad-Dukhon: 6).
 
“Sesungguhnya DIA Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Israa’: 1 _ Al-Mu’min: 56).
 
‘Sesungguhnya ALLOH DIA-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Mu’min: 20).
 
“Dan DIA-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Asy-Syuro: 11).
 
Sejauh menyangkut panca indera, manusia dapat mendengar hanya suara-suara didekatnya .. Manusia mangkap suara-suara itu melalui organ-organ yang tidak luput dari kecacatan .. Jika tersembunyi atau ghaib, suara tersebut tidak dapat didengar atau jika suara jauh, suara itupun tidak dapat didengar dan jika keras, pendengarannya dapat kacau dan rusak hingga sirna ..
 
Perolehan keagamaan manusia .. mengetahui bahwa ALLOH ‘Azza wa Jalla Maha Mendengar .. sehingga ia dapat menjaga lidahnya dan bisikan hatinya .. menyadari bahwa Alloh hanya menciptakan pendengaran agar dirinya mendengarkan firman-NYA melalui Rosu-NYA, al-Qur’an yang agung yang telah diturunkan-NYA sebagai petunjuk menuju jalan-NYA yang lurus.
 

Iklan

Comments on: "AS SAMII’U" (1)

  1. nderek nyimak…mugo saged ngalap manfa’atipun

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: