AL QOOBIDH | 20
Al-Qoobidh: ( القابض ) Maha Pencabut, Maha Penyempit Hidup, Maha Pengekang .. mengambil nyawa atau menyempitkan rizki bagi siapa yang dikehendaki oleh-NYA.

AL BAASITH | 21
Al-Baasith: ( الباسط ) Maha Meluaskan, Maha Pelapang Hidup, Maha Melimpah Ni’mat .. memudahkan terkumpulnya rizki bagi siapa yang diinginkan oleh-NYA.

القابض الباسط

AL QOOBIDH | YANG MAHA PENGENDALI
AL BAASITH | YANG MAHA MELAPANGKAN

Adalah ALLOH mengambil roh dari tubuh yang mati ketika meninggal dan memberikan roh kepada tubuh ketika hidup.
DIA mengambil shodaqoh dari si kaya dan memberikan rezeki kepada yang fakir miskin.
DIA mengambil shodaqoh dari si kuat dan memberikan kepada yang lemah.
DIA mengambil shodaqoh dari yang berharta dan memberikan kepada yang membutuhkan.
DIA memberikan rezeki kepada si kaya, si kuat dan berharta sampai tidak ada lagi kebutuhan .. dan menahannya dari si lemah, si fakir miskin sampai tidak ada lagi kekuatan yang tersisa.

ALLOH mengambil hati dan membatasi hati dengan apa di singkapkan-NYA kepada hati tentang kemuliaan dan keagungan-Nya dan kekurang perdulian-NYA, sementara ALLOH memberikan hati dengan apa yang DIA sediakan bagi hati yang berupa ketuhanan-NYA, kemurahan-NYA dan keindahan-NYA.

“Maka DIA tahan jiwa (orang) yang telah DIA tetapkan kematiannya dan DIA melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan.
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan ALLOH, bagi kaum yang berpikir.” [Az Zumar:42]

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada ALLOH, pinjaman yang baik (bershodaqoh dijalan ALLO), maka ALLOH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak Dan ALLOH menyempitkan (Yaqbidh) dan melapangkan (Yabsuth) dan kepada-NYA kamu dikembalikan.” [Al-Baqoroh:245]

Orang yang mengambil dan memberikan adalah DIA telah di ilhami oleh keajaiban-keajaiban kearifan .. dan telah diberi kelengkapan kata-kata.
Terkadang DIA memberikan kepada hati orang lain berupa mengingatkan mereka akan rohmat-NYA dan ke-ridhoan-NYA,
Terkadang DIA mengambil hati manusia berupa memperingatkan mereka akan keagungan dan kemuliaan-NYA .. dan keaneka ragaman hukuman-NYA, bencana-NYA dan pembalasan-NYA atas musuh-musuh-NYA.
 
Suatau kejadian-kejadian yang mungkin terjadi secara tiba-tiba atau di luar dari peristiwa yang sering kita alami sehari-hari .. kita sering menyebutnya “kebetulan”.
Adakah sesungguhnya yang kita sebut “kebetulan” itu ..?

Suatu peristiwa yang tidak sejalan dengan kebiasaan atau terjadi secara tidak terduga biasa dinamai “kebetulan”.
Dari Keterbatasan kemampuan dan pengetahuan mengantarkan manusia untuk menamainya “kebetulan” .. karena itu tidak ada “kebetulan” di sisi ALLOH SWT.
Bukankah DIA Maha Mengetahui, Maha Berkuasa, serta Pengendali dan Pengatur alam ini .?
Sebagian dari “kebetulan-kebetulan” itu tidak dapat ditafsirkan dengan teori kausalitas -sebab dan akibat-.

ALLOH adalah Maha Pengendali dan Pengatur alam ini, Maha Segala-galanya.
Semua peristiwa yang terjadi dalam kehidupan adalah dalam kendali dan takdir ALLOH.
Segala sesuatu sudah dalam ketentuan-NYA, tidak ada yang kebetulan.
Semua hal yang terjadi di alam raya dan sekitar kita pasti ada tujuan yang sudah ditentukan 0leh ALLOH AL-QOOBIDH SANG PENGENDALI.

ALLOH melukiskan dengan ungkapan yang sungguh memesona :

هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَلِكَ إِلا بِالْحَقِّ يُفَصِّلُ الآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

”DIA lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan -waktu-.
ALLOH menciptakan semua itu dengan benar .. DIA menjelaskan tanda-tanda -kebesaran-NYA- kepada orang yang mengetahui.” (QS.10:5).

Di sini, kita bertemu dengan ungkapan DIA menjelaskan “tanda-tanda kepada orang yang mengetahui”. Hanya orang yang mengetahui yang dapat memahami penjelasan ALLOH ..

Demikian itu proses terjadinya alam semesta yang berawal dari KUN .. Sejak ALLOH berucap KUN, proses itu terus berjalan tanpa henti ..
Apakah KUN ini hanya diucapkan oleh ALLOH sekali untuk selamanya .. ataukah ALLOH mengucapkan kun setiap kali DIA menghendaki sesuatu itu terjadi .? Wallohu a’lam ..

Yang jelas .. ALLOH sudah menciptakan sistem, dan segala sesuatu yang berada di alam semesta ini tunduk berada dalam sistem-NYA ..
Sekali sistem itu berjalan .. ia akan terus berjalan sampai ALLOH menghentikan sistem itu .. Dalam sistem itulah segala sesuatu berjalan, sehingga barangkali, inilah yang disebut sebagai ketentuan ALLOH AL-QOOBIDH SANG PENGENDALI dan AL BAASITH MELAPANGKAN DAN MENYEMPITKAN ..

Iklan

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: