AL KHOOLIQ | 11
Al-Khooliq ( الخالق ) Maha Pencipta, mengadakan seluruh makhluk tanpa asal, juga yang menakdirkan adanya semua itu ..

AL BAARI’ | 12
Al-Baari’ ( البارئ ) Maha Pembuat, Maha Perancang, Maha Menjadikan, yang mengadakan sesuatu yang bernyawa yang ada asal mulanya.

AL MUSHOWWIR | 13
Al-Mushowwir ( المصور ) Maha Pembentuk, Maha Menjadikan bentuk rupa, memberikan gambaran atau bentuk pada sesuatu yang berbeda dengan lainnya.

الخالق .. البارئ .. المصور ..

AL KHOOLIQ (Yang Maha Pencipta) mengadakan sesuatu yang belum ada asal mulanya atau yang menakdirkan adanya itu.
AL BAARI’ (Yang Maha Mengadakan) mengeluarkannya dari yang sudah ada asalnya.
AL MUSHOWWIR (Yang Maha Pembentuk) memberinya bentuk yang sesuai dengan keadaan dan keperluannya.

Ketiganya dianggap sinonim dan semuanya menunjukkan penciptaan. Segala sesuatu yang ada dari ketiadaan perlu direncanakan lebih dahulu, diwujudkan sesuai rencana (AL MUQODDIR (Yang Maha Merencanakan) dan dibentuk setelah dilahirkan.
 
Dapat dimisalkan sebuah bangunan yang memerlukan seorang yang menentukan barang yang dibutuhkannya; kayunya, batu bata, lahan, maupun jumlah bangunan lengkap dengan panjang dan lebarnya. Ini adalah tanggung jawab seorang arsitek, yang akan membuat sketsa desainnya. Kemudian membutuhkan seorang pembangun yang memulai dari pembangunan fondasi. Kemudian dibutuhkan seorang ahli dekor untuk memperidah penampilannya.
 
Ini adalah hal yang lazim dalam perencanaan, pembangunan, pendesain. Akan tetapi ALLOH melebihi hal itu semua, karena DIA adalah Perencana, Pemula, Dekorator dan DIA adalah Yang Maha Pencipta, Yang Maha Mengadakan dari tiada dan Yang Maha Pembentuk setelah adanya.

 أَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرَاتٍ فِي جَوِّ السَّمَاءِ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلا اللَّهُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

“Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada ALLOH.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nahl: 79).
 
ALLOH yang Maha Membebaskan, demikian arti kata AL-BAARI’. Tapi arti lain terkandung dalam kata yang sama, Maha Membentuk, Maha Membuat dan Maha Menyeimbangkan ..
 
Maha Besar ALLOH ..
Yang menciptakan sesuatu dari tiada, bahkan dari hampa .. Kemudian mengurai kembali menjadi tak ada .. Sungguh, bagi siapapun yang memikirkan proses penciptaan, ta’ada kata lain selain kalimat tasbih .. :
 • سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

DIA yang menciptakan, lalu manusia diberi kebebasan, untuk memilih satu dari dua jalan ..
Jalan takwa yang menjanjikan sorga .. Atau jalur fujur yang terasa ni’mat .. tapi sesungguhnya penuh dengan bencana dan laknat ..
 
Tapi, seringkali kita lupa untuk selalu meminta kepada-NYA .. Kita sering menganggap ada dzat lain selain DIA yang mampu membebaskan manusia, entah dari kesulitan atau kesempitan ..
 
لَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ فِي أَيِّ صُورَةٍ مَا شَاءَ رَكَّبَكَ

Padahal DIA “Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang dalam bentuk apa saja yang DIA kehendaki, DIA menyusun tubuhmu.” (QS. Al-Infithoor: 7-8).
 
Lihatlah gumpalan awan di angkasa yang luas, bergulung-gulung, berombak-ombak ..
Lalu tanyakan pada diri sendiri, siapa yang mengukirnya .?
 
Lihatlah berjuta jenis ikan di lautan .. warna-warni tiada terperi .. betuk keindahanya pun luar biasa ..
Siapa kah yang membentuknya .?
 
Lihatlah wajah-wajah manusia .. tubuh mereka sempurna .. tercipta dua kaki yang mampu berlari dengan lenturnya .. Tercipta dua tangan yang mampu menari dengan bebasnya .. rupanya pun, hampir tak ada yang pernah sama ..
Siapa gerangan yang menyusun reka bermacam rupa .?
 
Hidung dan bibir, mata dan alis berbagi tempat di dalam wajah .. Rambut dan telinga, melengkapi bentuk yang sempurna .. Duhai, begitu rapi tertata ..
 
Tangan berjari .. Mulut bergigi .. Ta’pernahkah terpikir oleh kita .. betapa indah letak semua ..
Sungguh, hanya ALLOH, al Mushowwir yang mampu membentuknya ..
 
Alangkah sombongnya manusia, yang hanya mampu mencuri dari alam semesta ., lalu dengan pongah menamakan karyanya sebagai hasil mutlak usahanya ..
Lihat saja kupu-kupu di kebun bunga .. Ta’ada yang mampu melakukan dan menyusun kombinasi warna seindah kepakan sayapnya ..
Tapi manusia yang hanya bisa meniru, memproklamasikan diri sebagai pencipta ..
 
Mari beristighfar .. memanjangkan ucapan permohonan ampun pada yang Maha Pembentuk, Al-Mushowwir ..
Duhai yang Maha Membentuk .. ajarkan kami mengukir jiwa yang kotor untuk menjadi bersih ..
Ajarkan kami membentuk akhlak yang rendah untuk menjadi tinggi ..
Sesungguhnya hanya kepada-Mu bukan kepada yang lain kami berserah diri ..

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: