04 QI SANAK

BELAJAR dari perumpamaan ALLOH .:
`MITSQOLA DZARROH`
Dari sesuatu terkecil yang bertujuan besar .. ketika lapang, banyak beramal sholeh, memaafkan kesalahan orang lain dan memperbanyak shodaqoh, sedangkan ketika sempit menahan diri dari perbuatan tercela, apabila melakukan kesalahan memohon ampunan kepada Alloh dan tidak meremehkan sedikitpun perkara ma’ruf (kebajikan) miskipun sangat kecil ..

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Robb-mu, dan kepada sorga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa,” – (QS.3:133).

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Alloh menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.” – (QS.3:134).

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Alloh, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa, selain daripada Alloh. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengatahui.” – (QS.3:135).

أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ
“Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Robb-mereka dan sorga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” – (QS.3:136).

YANG TERBAIK AGAMANYA

Alloh swt berfirman :

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا
“Dan siapakah .?
(Tidak seorang pun) yang lebih baik agamanya daripada orang yang niat ikhlas menyerahkan dirinya kepada Alloh, sedang dia pun mengerjakan kebaikan (dengan mencontoh setiap gerak dn diam Nabi Muhammad saw) dan mengikuti agama Ibrohim yang lurus (agama tauhid) .?
Dan Alloh mengambil Ibrohim menjadi (kholilan) kesayangan-Nya.” (QS 4:125).

KEUTAMAAN SHOLAT MALAM dn MEMOHON AMPUNAN ALLOH

Dalam al-Qur’an Alloh swt memuji seseorang yang senantiasa sholat malam serta memohonkan ampunan bagi kaum muslimin dan muslimat. Alloh swt berfirman:

كَانُوا قَلِيلاً مِنْ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ وَبِالأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
“Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan selalu memohonkan ampunan (mereka berdo’a dengan mengucapkan, `Allohumaghfir Lana, Ya Alloh ampunilah kami)`. di waktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz-Dzariat:17-18).

Ibnu Abbas ra mengomentari dua ayat diatas, beliau berkata:
“Tak ada satu malam pun yang terlewatkan oleh mereka melainkan mereka melakukan sholat walaupun beberapa roka’at saja.” (Tafsir At-Thobari 8/197).

PELIT ITU LEMAH dn KIKIR ITU BURUK ..

Orang yang memberi adalah orang yang kuat, sedang sukses hanyalah milik orang yang sedang dalam puncak kekuatan.

يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ ۖ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ ۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
“Dan jangan sekali-kali orang-orang yang bakhil dengan apa yang diberikan Alloh (berupa apa saja) kepada mereka dari karunia-Nya, mengira bahwa (bakhil) itu baik bagi mereka, padahal (sesungguhnya bakhil itu tidak memberi manfaat dan kemuliaan bagi mereka, bahkan sangat) buruk bagi mereka.
Apa saja (harta) yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan (di lehernya, siksa itu akan selalu menyertai mereka) pada hari kiamat.
Milik Alloh-lah warisan (apa saja yang ada) di langit dan di bumi. Alloh Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. 3 : 180).

Semua makhluk di alam raya ini akan kembali kepada Alloh .. Dia-lah Pemilik semua makhluk .. Dia Maha Mengetahui segala apa yang kalian kerjakan dan akan memberi balasannya dengan seadil-adilnya.

ORANG-ORANG YANG MEWARISI SORGA FIRDAUS

1_ Orang yang sholatnya khusyu’
2_ Meninggalkan yang tidak bermanfaat
3_ Menjaga kemaluan kecuali kepada istri
4_ Orang yang amanah dan menepati janji
5_ Bekerja tidak melupakan zakat / shodaqoh
6_ Orang yang memelihara sholatnya rutin / istiqomah / kontinyu.

أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
“Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,
(ya’ni) yang akan mewarisi surga Firdaus.
Mereka kekal di dalamnya.” (QS. 23 : 1-11).

PERHITUNGAN ALLOH

Imam Muslim meriwayatkan melalui sahabat Nabi saw. Abu Huroiroh ra. bahwa ketika turun ayat 284 surat al-Baqoroh, yang menjelaskan; Alloh akan melakukan perhitungan terhadap apa yang diperbuat oleh manusia, baik oleh anggota tubuhnya maupun hatinya, yang terang-terangan maupun yang tersembunyi.
Maka sebagian sahabat mengeluh kepada Rosul saw. seraya berkata:
“Kami telah di bebani tugas yang tak mampu kami pikul.”
Maka Rosul saw. bersabda:
“Apakah kalian akan berucap seperti ucapan Bani Isro’il “kami mendengar tapi kami tidak memperkenankan .!”
Ucapkanlah:
وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖغُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
“Kami dengar dan kami ta’ati, ampunilah kami Wahai Tuhan kami, dan kepada Engkaulah kami kembali.”
Alloh swt menyambut permohonan mereka dan turunlah penjelasan melalui ayat 286,
لاَ يُكَلِّفُ اللّهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا
“Alloh tidak membebani sese’orang melainkan sesuai dengan kelapangan/kesanggupannya”.

Rosululloh saw bersabda:
“Siapa yang membaca dua ayat terahir (Surat al-Baqoroh. 285-286) di malam hari, maka kedua ayat itu dapat mencukupi/melindunginya.”
(HR. Muslim)

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ
كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ
لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ
وَقَالُواْ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
لاَ يُكَلِّفُ اللّهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ
رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا
رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا
رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ
وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا
أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Dalam riwayat lain disebutkan,
Rosululloh saw bersabda:
“Siapa yang membacanya di rumah selama tiga malam, maka setan tidak akan mendekatinya.”
(HR. Tirmidzi).

Iklan

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: